KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Kawasan lembah yang merupakan daerah sesar Sumatera di Kecamatan Siatasbarita, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Minggu (24/7/2011). Pada masa purba, lembah diperkirakan merupakan timbunan longsoran akibat pergerakan sesar.
Adalah Van Bemmelen, geolog Belanda, yang mungkin bisa ditunjuk sebagai bapaknya teori Toba sebagai kaldera gunung api. Tahun 1939 ia ditugaskan Pemerintah Belanda untuk meneliti Danau Toba dan akhirnya menemukan bukti bahwa danau indah itu merupakan kaldera gunung raksasa.
Temuan itu sempat menimbulkan kontroversi. Namun, di beberapa negara, seperti Malaysia dan India, kemudian ditemukan abu vulkanik yang diidentifikasi berasal dari letusan Toba. Teori Bemmelen lambat tapi pasti mulai diterima masyarakat hingga kini.
Van Bemmelen adalah pencetus teori bahwa kaldera Toba berasal dari satu letusan dahsyat. Teori ini didukung oleh Aldiss dan Ghazali. Namun, melalui penanggalan dengan metode radiometri, para peneliti setelahnya berhasil mengungkap bahwa letusan Toba berasal dari empat letusan besar. Beberapa peneliti itu, di antaranya, Vestappen (1961), Yokoyama dan Hehanusa (1981), Nishimura (1984), Knight (1986), dan Chesner dan Rose (1991).
Craig A Chesner, profesor geologi dari Eastern Illinois University, masih aktif meneliti Toba hingga saat ini. Thesis Chesner tentang Toba semakin memperjelas posisi Toba sebagai supervolcano yang letusannya berdampak global.
Chesner-lah orang yang memberi jalan bagi lahirnya embrio teori Toba Catastrophe ketika ia mengirimkan sampel abu vulkanik Toba ke peneliti John Westgate (University of Toronto) tahun 1994. Westgate saat itu sedang berusaha mencari tahu asal abu vulkanik yang berusia 74.000 tahun lalu yang tersebar di berbagai belahan bumi.
Kiriman abu vulkanik Toba dari Chesner menjadi akhir dari pencarian Westgate. Tahun 1998, Stanley H Ambrose dari University of Illinois at Urbana-Champaign membangun teori baru Toba Catastrophe yang menawarkan analisis bahwa letusan dahsyat Toba telah membuat dunia mengalami penurunan suhu drastis dan membuat populasi manusia hampir punah.
Michael L Rampino (New York University), Stephen Self (University of Hawaii at Manoa), kemudian Greg Zielinski (University of Massachusetts) merupakan peneliti berpengaruh yang secara mendalam mempelajari material abu vulkanik Toba. Merekalah yang menyediakan data bagi lahirnya teori Toba Catastrophe yang diyakini membuat kemacetan populasi manusia.
Teori Toba Catastrophe semakin dipertajam oleh peneliti genetika asal Inggris yang ahli sintesis DNA, Stephen Oppenheimer. Terkait Toba, Oppenheimer yang didukung Bradshaw Foundation telah merilis migrasi manusia dengan judul Journey of Mankind. Tulisan yang disertai simulasi migrasi manusia itu memberi posisi penting letusan Toba yang dianggap melahirkan perubahan drastis genetika pada ras-ras Homo sapiens.
Meski demikian, Toba dan teori migrasi itu hanya berkumandang di debat-debat internasional di luar Indonesia. Hingga kini, Indonesia masih sepi dari minat terhadap Toba.
(Ahmad Arif, Indira Permanasari, Amir Sodikin, M Hilmi Faiq
Toba Bukan Lagi Milik Indonesia
Share this
Related Articles :
Arsip Blog
-
▼
2006
(6743)
-
▼
Juni
(998)
- Apakah Zionis Israel Tidak Memiliki Peran Dalam Ko...
- 10 Desain Sempurna Pada Bumi, Bukti Kesempurnaan T...
- Nusantara sebagai Pusat Awal Peradaban Dunia
- Artikel Yang Tidak Tau Judul Apa
- Meneladani sosok islam
- Ibnu Khaldun Mahakarya-nya Bahkan Dibenci
- Mengenang Kembali Jenderal Soedirman
- Sejarah Amerika Serikat
- Dua Ancaman Baru Hantui Laut Dunia
- Ditemukan Representasi Pertama Wanita Melahirkan
- NASA Memecah Misteri Supernova Berusia 2.000 Tahun
- Museum Naskah Kuno Digital Akan Diwujudkan
- Ada Delegasi dari Pemerintah Belanda dalam Kongres...
- 85% dr. Georg Anton Poch yang Meninggal di Indones...
- Sejarah Kusam Kekuasaan yang Diwariskan
- Bandung Was “Pentagon"
- Patung Wanita berambut Panjang di Temukan Dibulan
- Ditemukan, Jejak Manusia Prasejarah Pertama Dunia
- BENARKAH KOMUNISME AKAN BANGKIT KEMBALI DI INDONESIA?
- Reruntuhan Israel Ungkap Sejarah Awal Islam
- Ilmuwan Kuak Rahasia Atmosfer Venus
- Sulur Api Matahari Raksasa Ancam Bumi
- Negara Islam Sumatera: Paderi
- Membaca Khazanah Buku
- Pemburu Temukan Harta Karun Viking
- NASA: Komet 'Tanda Kiamat' Elenin Telah Mati
- Ilmuwan Temukan Obyek Serupa Bumi
- Ditemukan Dua Gugus Bintang Langka di Bima Sakti
- Ditemukan, Bangkai Kapal Bermuatan Ratusan Ton Perak
- Pangkep dan Maros dalam Catatan Sejarah Kekaraengan
- Mengenal Sejarah Gawai Dayak di Kalbar
- Upaya Pengajaran Aksara Kuno Nusantara
- Bahasa Melayu, Jejak Kebesaran Maritim Sumatera
- Pelayaran Sundaland: Southeastern Rules Wind!
- Fakta Ilmiah di Balik 'Penculikan Alien'
- Misteri Bintang Biru Abadi Terpecahkan
- Bumi Kembali Terancam Hantaman Asteroid
- Kapal Kubilai Khan dari Abad 13 Ditemukan
- Ikhwal “Qanun Al-Asyi” Oleh Sultan Alauddin Mansur...
- Teungku Syeikh Muhammad Hasan Krueng Kalee
- Diaspora Nenek Moyang Asia-Eropa dari Asia Tenggara
- Pesona Istana Empat Zaman
- Video Kompilasi Crop Circle di Inggris
- Peneliti Temukan Ratu Suku Maya di Gua Harta
- Bukti Terkuat Keberadaan UFO Diungkap
- Sejarah Asal-usul Nama Majlis Ta’lim
- Jabir ibn Hayyan,”Bapak Kimia” dan Ahli Praktik Me...
- Birokratik Kartini Memanggil Ibunya, “Mbak Yu!
- Ibu, Bersabarlah, Sesungguhnya Engkau di Atas Kebe...
- joged dangkong warisan budaya yang kian ditinggalkan.
- RA. Kartini Mengritik Poligami, Haditsnya Aneh dan...
- Sejarah Pengumpulan Hadist : Keistimewaan Periwaya...
- Legenda Aji Saka Bukanlah Sekedar Legenda Melainka...
- Kina, Riwayatmu Dulu dan Kini
- Candi Buddha Abad ke-10 Ditemukan di Sleman
- Rahasia di Balik UFO Yerusalem
- Napak Tilas Dokter Soebandi, Pejuang Sekaligus Dok...
- Terbelahnya Korea
- Garam Lane di Mata C.Snouck Hurgronje
- Ilmuwan Klaim Temukan Materi Gelap Misterius
- Tertarik Kematian, Wanita Mumikan Peliharaannya
- Ditemukan, 'Anomali' Lain Segitiga Bermuda
- Kapal Perang Kubilai Khan Ditemukan di Jepang
- Pernah Lihat Wajah Remaja dari Zaman Batu?
- Fakta Penampakan UFO di Missouri Terungkap
- Inilah Proses Saat Bintang Terlahir
- Negara Bali, Indonesia di Sebelah Mana?
- Fosil sepasang kekasih yang berusia 1500 , ditemuk...
- “Cangkru’an” Ir Soekarno Vs KH Wahid Hasyim
- United States of Indonesia
- Geneologi Intelektualitas Generasi Pertama Umat Islam
- Lelaki Rendah Hati Itu Bernama Abdullah
- Nabi Adam as Berasal Dari Indonesia?
- Menyingkap Misteri Mati Suri
- Pertumbuhan dan Perkembangan IPTEK
- Patung pada Candi
- Ilmuwan Ungkap Fakta Penampakan UFO di Dakota
- Siapa yang Tak Mengenal Adolf Hitler…???
- St.Kosmas & St Damianus
- Ilmuwan Temukan Petunjuk Adanya Bumi Lain
- Misteri Bingkai Berdarah Warisan Pemberontakan Cir...
- Awan 'UFO' Menakjubkan Tertangkap Kamera
- Ir. Soekarno, Presiden RI yang Tersingkirkan
- Ilmuwan Klaim Temukan Materi Gelap Misterius
- Teka-teki Keberadaan Lautan di Pluto
- Sunnatullah Kemajuan dan Kemunduran: Pelajaran dar...
- Riwayat Muda Mantan Panglima Laskar Jihad
- Masjid di Wilayah Ground Zero Pasca 911
- Husein Muhammad; Satu-satunya Kyai Feminis Indonesia*
- "Studio Seni" Tertua
- Planet Termuda Telah Lahir
- Menjelajah Seraya Menapaki Sejarah: Candi Ijo dan ...
- Legenda Batu Lakipadada
- Rumah Djiauw Kie Song di Rengasdengklok, Karawang
- Jejak Zionis di Jogjakarta
- KMB, Hutang Piutang, dan Papua Barat
- Komet Pemusnah Masal Lintasi Bumi 1883
- Pasangan Abadi Sepanjang Masa Ditemukan
- Video Penampakan Alien di Brazil Diklaim Asli
- Asal Blob Hidup Masih Jadi Misteri
- Teknologi Kian 'Perbudak' Bumi
- Aurora & Bima Sakti Tertangkap Sedang 'Pacaran'
- Jika Indonesia Itu Ada Dalam Posisi Israel, Apa Re...
- Revisi: Yahudisme dan Islam bagian 2
- Wita to Luwu
- Mengenang Teuku Abdul Djalil
- Kumpulan 77 Ebook Islam dan Kristologi (Gratis)
- (Galeri Foto) Shalat itu wajib, di berbagai tempat...
- Meninjau Kembali Kisah Isra Miraj Rasulullah
- Bernostalgia Menapaki 83 Tahun Sejarah Kepemimpina...
- Kisah Haru: Inggit Garnasih
- Sejarah Intervensi AS: Ada Minyak, Dibalik “Perang...
- JK Rowling (penulis novel Harry Potter)
- Kraton Yogyakarta adalah Kekayaan Budaya Dunia
- Letak Geografis Kota Makkah dan Misteri Bilangan F...
- I Have a Dream: a speech that change a nation
- Puputan Margarana, Perang Hebat di Pulau Dewata
- Sejarah Intervensi AS: Ada Minyak, di Balik “Peran...
- Pria Ini Menjadi Orang Pertama Mumifikasi
- Perbedaan suku Baduy Arab dengan Baduy Kanekes Ban...
- Seperti Apa Bahasa Asli Manusia?
- NASA Temukan Bukti Komet Pembawa Kehidupan
- Ingin Tahu Tahapan Terbentuknya Dunia Baru?
- Forbidden Archeology
- Perbudakan Di Aceh dalam Catatan Snouck
- Pecahnya Kerajaan Israel Bersatu & Raja Kecil di u...
- Irian-ku, Papua-ku - Dari Tanah Merah Boven Digul,...
- Memahami Tragedi
-
▼
Juni
(998)