Jumat, 26 Juli 2013 17:37 WIB | Dilihat 209 Kali
Debby Hariyanti Mano

Petani merawat tanaman semangka di ladang miliknya di desa Cot Irie, Kec, Krueng Barona Jaya, Kab. Aceh Besar, Kamis (11/7). Permintaan dan harga buah-buahan pada setiap bulan Ramadhan di Provinsi Aceh mengalami peningkat hingga 100 persen lebih. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Gorontalo (ANTARA News) - Permintaan buah semangka selama bulan Ramadhan meningkat tajam dibanding jenis buah lain seperti durian dan rambutan.Salah seorang pedagang buah keliling, Zulkifli Haris (41) mengungkapkan selama bulan puasa ia bisa menjual hingga 35 buah semangka dalam sehari.
"Padahal pada hari biasa semangka yang laku hanya lima hingga sepuluh buah saja. Buah itu yang paling diminati dalam dua minggu terakhir," ujarnya, Jumat.
Ia mendapatkan pasokan semangka dari petani lokal dan dari Sulawesi Utara, kemudian menjualnya dengan harga Rp8.500 per kilogram.
Para pembeli mengaku lebih suka mengonsumsi semangka dibanding buah lain saat buka puasa, karena rasanya yang manis dan kandungan airnya yang tinggi.
"Buah lain seperti durian rasanya kurang cocok saat puasa, meskipun saat ini lagi musimnya. Semangka harus ada di atas meja tiap sahur dan buka puasa," kata salah seorang pembeli, Warni Abdulah.
Jika tak sempat membeli pada pedagang di mobil keliling, ia mendatangi supermarket yang juga hampir selalu menyediakan buah tersebut.
Sementara itu, salah seorang petani di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo, Boiran mengatakan permintaan semangka semakin tinggi namun belum sepenuhnya bisa dipenuhi.
"Sekarang saja pedagang banyak yang datang membeli langsung, tapi belum semuanya bisa dipanen," tambahnya.
(D015/B012)
http://ramadhan.antaranews.com/berita/387562/permintaan-semangka-meningkat-tajam-saat-ramadhan