Perlintasan kereta api tanpa perlintasan dijaga polisi

Sabtu, 03 Agustus 2013 16:40 WIB | Dilihat 54 Kali

Feri Purnama

Pekerja melakukan pengelasan rel Kereta Api di Kawasan Stasiun Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/8). Jelang arus mudik pada H-7 ini PT. KAI Daop VII Madiun terus melakukan perbaikan dan perawatan perlintasan rel kereta api demi keselamatan dan keamanan pemudik Lebaran. (ANTARA FOTO/Rudi Mulya)

Garut, Jawa Barat (ANTARA News) - Titik-titik perlintasan kereta api tanpa pintu di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sepanjang Sabtu ini dijaga polisi setempat. Maklum, perilaku berkendara masyarakat kita masih banyak yang sering tidak sabaran. Sudah tahu kereta api akan lewat, tapi tetap saja nekad menerobos; banyak sudah korban jiwa akibat perilaku berkendara yang mengerikan itu. 

Kepala Polres Garut, AKBP Umar Fana, mengatakan, delapan polisi diterjunkan di empat perlintasan KA yang tidak memiliki palang pintu otomatis.


Ia menyebutkan, perlintasan tanpa palang itu kawasan Desa Bangbayang, Kecamatan Kadungora yang merupakan jalur alternatif Garut-Bandung lintas Cijapati.

Tiga perlintasan lainnya, kata Umar, kawasan Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Desa Ciloa Kecamatan Malangbong, dan Desa Cipatik, Kecamatan Cibatu kawasan yang cukup ramai dilalui kendaraan warga dan wisatawan.

Menurut dia, perlintasan KA yang cukup ramai dilalui kendaraan saat musim arus mudik dan balik Lebaran yakni Bangbayang dan Cikembulan.


http://ramadhan.antaranews.com/berita/388974/perlintasan-kereta-api-tanpa-perlintasan-dijaga-polisi