Jumat, 12 Juli 2013 19:26 WIB | Dilihat 48 Kali
Indriani
Emha Ainun Najib atau yang biasa disapa Cak Nun pada acara "Pekan Apresiasi Museum Benteng Vredeburg" di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Sabtu (8/9) malam. Dia tampil bersama grup musik religi Kyai Kanjeng dan Novia Kolopaking. (FOTO ANTARA/Noveradika)
Jakarta (ANTARA News) - Ibadah puasa selalu aktual dan relevan untuk segala jaman pun keadaan. Budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun mengatakan, puasa pada hakikatnya juga melatih kedewasaan diri."Puasa itu maknanya melatih kedewasaan diri. Kita punya hak untuk melakukan apapun namun tidak dilakukan," ujar Emha dalam acara buka puasa bersama Ikatan Dokter Indonesia, di Jakarta,Jumat.
Dia menerangkan, anak-anak melakukan apapun yang dia suka. Sementara orang dewasa, akan berpikir untuk melakukan hal yang dia sukai.
"Orang dewasa akan berpikir mengenai resikonya ketika dia melakukan hal itu."
Sebenarnya, sambung Cak Nun, tidak ada yang suka menjalankan puasa. Namun karena kecintaan kepada Allah SWT, maka dia akan berpuasa.
"Sebenarnya sama seperti shalat malam. Pasti berat, namun karena cinta pada Allah, maka dia akan mengerjakannya."
Tuhan, lanjut dia, akan menilai usaha seseorang ketika melakukan ibadah.
Puasa, kata dia, hanya semacam latihan untuk menjadikan orang tersebut dewasa.
Selamat menunaikan ibadah puasa.
http://ramadhan.antaranews.com/berita/385105/puasa-latih-kedewasaan