20,08 persen mahasiswa baru UGM tidak mampu

Yogyakarta (ANTARA News) - Sebanyak 20,08 persen mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri 2013 berasal dari keluarga tidak mampu, kata Rektor UGM Pratikno.

"Hal itu berdasarkan verifikasi terhadap 3.146 mahasiswa baru UGM. Sebanyak 20,08 persen mahasiswa baru itu adalah penerima beasiswa Bidikmisi dan mahasiswa yang masuk dalam kategori pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) kelompok satu dan dua," katanya di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, setelah pengumuman Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, UGM menerima data calon mahasiswa dari Panitia Pusat SNMPTN. Selanjutnya UGM melakukan pendataan.

Data yang ada diverifikasi oleh fakultas dan dikelompokkan dalam UKT sesuai kemampuan ekonomi masing-masing. Dari data mahasiswa yang melakukan registrasi, tercatat 20,08 persen mahasiswa baru UGM melalui jalur SNMPTN berasal dari keluarga tidak mampu.

Ia mengatakan, dari 3.317 calon mahasiswa yang diterima di UGM melalui jalur SNMPTN, sebanyak 3.146 calon mahasiswa telah melakukan registrasi.

Data registrasi memberikan informasi yang sangat baik, bahwa dengan parameter seleksi menggunakan kualitas akademik, akses pendidikan bagi keluarga tidak mampu secara ekonomi masih terbuka lebar di UGM.

"Porsi 20,08 persen mahasiswa baru tersebut meliputi penerima beasiswa Bidikmisi dan mahasiswa tidak mampu lainnya yang hanya perlu membayar UKT Rp500 ribu atau maksimal Rp1 juta per semester," katanya.

Menurut dia, mahasiswa yang ada pada kelompok UKT satu dan dua itu juga mendapatkan beasiswa. Misalnya, Program Studi Sastra Inggris, biaya kuliah tunggal (BKT) per semester yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp6,09 juta per semester, sehingga mahasiswa dengan UKT satu mendapatkan beasiswa berupa subsidi sebesar Rp5,59 juta per semester.

"Contoh lain, Program Studi Pendidikan Dokter, BKT per semester sebesar Rp15,23 juta sehingga per semester mahasiswa dengan UKT satu mendapatkan beasiswa atau subsidi sebesar Rp14,73 juta," katanya.


http://www.antaranews.com/berita/382830/2008-persen-mahasiswa-baru-ugm-tidak-mampu