Polisi grebek produsen "nugget" berbahan daging busuk

Jakarta (ANTARA News) - Aparat Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, menduga PT Labasari memproduksi makanan olahan daging (nugget) dari bahan daging ayam yang kedaluwarsa.

"Kalau dilihat dari penyimpanannya, memang daging-daging itu disimpan di dalam kulkas yang juga menyimpan daging yang sudah kedaluwarsa," kata Kepala Polsek Tanjung Duren, Komisaris Polisi Firman Andreanto, di Jakarta, Jumat.

Firman mengungkapkan bahwa petugas kepolisian menemukan binatang sejenis belatung atau cacing pada tumpukan daging yang disimpan di lemari pendingin.

Firman menuturkan bahwa pihaknya masih mendalami dugaan perusahaan tersebut akan memproduksi makanan olahan dari bahan daging berkualitas buruk.

"Belum sempat diproduksi, tetapi sudah keburu membusuk. Namun, kuat dugaan, ada daging busuk dan berbelatung yang juga dipakai untuk produksi. Akan tetapi, semua masih akan didalami," ujar Firman.

Selain itu, petugas Polsek Tanjung Duren mengamankan 20 orang karyawan berusia di bawah umur yang diduga dipekerjakan pemilik PT Labasari di Jalan Tanjung Duren Selatan Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Berdasarkan informasi, pemilik PT Labasari TTM (60) mempekerjakan pegawainya mulai pukul 08.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan bayaran kisaran Rp450.000-Rp750.000 per bulan.


http://www.antaranews.com/berita/382611/polisi-grebek-produsen-nugget-berbahan-daging-busuk